Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Ada banyak pengertian mengenai hak dan kewajiban sebagai seorang warga negara, termasuk juga dari pendapat atau penjelasan para ahli. Namun intinya adalah setiap orang harus mengerti, memahami, dan menyadari apa hak dan kewajiban nya sebagai warga negara. Oleh karenanya pembelajaran mengenai Pendidikan Kewarga Negaraan (PKN) terus diberikan oleh pihak pemerintah pada setiap jenjang pendidikan, baik itu SD, SMP, SMA, bahkan sampai di bangku Perkuliahan tetap ada yang namanya PKN.

Berikut ini akan dibahas mengenai pengertian hak dan kewajiban warga negara berdasarkan pendapat para ahli dan juga Undang-Undang Dasar.

Pengertian Hak dan Kewajiban menurut para ahli

Buku Etika Berwarga Negara - karangan Srijanti, 2007.

Dari sekian banyak pendapat para ahli, maka terdapat beberapa pendapat yang sering dijadikan dasar acuan dalam pendefinisian Hak dan Kewajiban pada saat ini. Dan beberapa pendapat tersebut adalah sebagai berikut:


  • Prof. dr. notonegoro

Menurut Prof. Dr. Notonegoro dalam buku Pkn untuk SMA kelas X
Hak merupakan kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain, yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. (Notonegoro, 2010).

Kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain, yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan (Notonegoro, 2010).


  • Koerniatmanto

Menjelaskan hak dan kewajiban warga negara, yang lebih menekankan pada aspek keanggotaan. Dimana Warga Negara adalah anggota suatu negara, dan sebagai anggota suatu negara, seorang warga negara tentu mempunyai kedudukan khusus terhadap negaranya. Ia mempunyai hubungan hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik terhadap negara (Koerniatmanto, 2000).


  • Srijanti

Pendapat Srijanti dalam buku Etika Berwargana Negara mengatakan bahwa:
Hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman berperilaku, melindungi kekebalan dan kebebasan, serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjaga harkat dan martabatnya (Srijanti, 2007).

Kewajiban berasal dari kata wajib. Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Dari beberapa pendapat para ahli diatas dapat di simpulkan bahwa:
Hak adalah kewenagan untuk bertindak atau melakukan sesuatu, kewengan bertindak tersebut bisa dimiliki seseorang karena berbagai sebab. Dan beberapa sebab itu antara lain, karena pemberian orang lain, aturan hukum atau perjanjian, pemberian masyarakat dan pemberian Negara.

Sedangkan, Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan (wajib). Hal ini berarti kewajiban merupakan  suatu keharusan, maka apapun itu jika merupakan “kewajiban” kita harus melaksanakannya, tidak boleh tidak, apapun alasannya. Dan dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Pendapat Alhi dan Undang-Undang

Berdasarkan beberapa pendapat ahli dan juga undang-undang, maka penjelasan mengenai pengertian warga negara, dapat dijabarkan sebagai berikut:


  • Menurut A.S. Hikam yang dikutip dalam buku “Etika Berwarga Negara“ mengatakan bahwa warga negara merupakan terjemahan dari kata “citizenship” yaitu anggota dari sebuah komunitas yang membentuk negara itu sendiri.
  • Pasal 26 UUD 1945 : Warga Negara adalah bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga Negara.
Pada Undang-Undangan Dasar 1945 terdapat juga beberapa pasal yang mencantumkan penjelasan mengenai hak dan kewajiban, seperti :
  • Pasal 26, ayat (1) – yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
  • Pasal 27, ayat (1) – segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  • Pasal 28 – kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
  • Pasal 30, ayat (1) – hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.


Nah, mengapa setiap masyarakat Indonesia wajib mengetahui pengertian Hak dan Kewajiban warga negara ?

Pada dasarnya hak dan kewajiban merupan konsep keseimbangan yang tidak dapat terpisahkan. Sebab akan terjadi banyak ketidak adilan apabila warga negara hanya mendapatkan hak-haknya tanpa menjalankan kewajibannya, maka akan ada  orang yang pinginnya dituruti semua keinginannya tanpa mau bekerja (alias mau menang sendiri, seperti seorang koruptor).

Dan jika warga negara menjalankan semua kewajiban-kewajibannya sebagai warga yang baik, sebagai warga yang patuh terhadap hukum, dan menjalankan segala peraturan yang berlaku didalam negara, namun ia tidak pernah menerima haknya maka dia merupakan orang yang dianiaya oleh negaranya (alias diperas tenaganya namun tidak dibayar, seperti seorang pekerja paksa).

Itulah yang disebut tidak adanya keadilan, dan melenceng dari dasar negara kita yaitu pancasila. Sangat jelas sekali hal itu melanggar, sila ke lima : Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Yang pada akhirnya dapat menimbulkan kerugian yang besar dan dampaknya akan meluas ke banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat.

Nah, inilah hal yang perlu kita sadari mengenai pentingnya kita memahami pengertian Hak dan Kewajiban kita sebagai warga negara. Alhasil, jika hak dan kewajiban telah terpenuhi dengan seimbang, maka akan tercipta kehidupan yang Adil, nyaman, tentram, aman dan sejahtera.

Oke, demikian dulu pembahasan kita mengenai Hak dan Kewajiban warga negara ini. Jika ada kekurangan silahkan teman-teman beri pendapat dikolom komentar. Terimakasih....

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli"

Blog ini jauh dari kata sempurna sehingga memerlukan Saran dari Sobat Pembaca