Macam-Macam Jenis Peta Tanah

Dalam setiap peta tanah selalu berisikan lebih dari satu-Satuan Peta Tanah (SPT). Pada setiap SPT dapat terdiri atas satu satuan taksa tanah atau lebih. Peta yang hanya menyediakan satu karakteristik tunggal (Single value) tidak termasuk kedalam peta tanah. Peta tanah sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa macam jenis, berdasarkan dari 3 sudut pandang yaitu :

  • Berdasarkan Cara Penyajiannya
  • Berdasarkan Teknik Pelaksanaannya
  • Berdasarkan Tujuan ( Instansi Pengamatan )


Macam Peta Tanah Berdasarkan Cara Penyajiannya

Menurut cara penyajiannya, peta tanah dibedakan menjadi empat jenis yaitu:

  • Peta tanah bersimbolkan titik (Point soil maps)

Peta yang menunjukkan lokasi titik-titik pengamatan yang sesungguhnya dilakukan, disertai dengan nama taksa (kelas) tanah atau satu atau lebih sifat-sifat tanah. Keuntungan peta ini yaitu dapat menyajikan secara langsung dimana dan apa saja yang dilakukan selama pengamatan. Pengamatan hanya dilakukan pada beberapa lokasi, sehingga tidak seluruh daerah survey diamati. Dalam peta ini tidak dapat diberlakukan pemodelan keragaman spasial.

  • Peta tanah poligon kelas-areal

Nama lain peta ini yaitu peta tanah chrolopleth, merupakan peta yang menggunakan gradasi rona atau warna yang berbeda untuk menyajikan perbedaan satuan peta. Contohnya peta kesesuaian lahan untuk tanaman tertentu. Pada peta ini daerah survey dibagi atas beberapa poligon dengan menggunakan garis batas secara tegas. Masing-masing poligon diberi simbol dengna nama kelas dan tiap-tiap kelas dijelaskan dalam legenda. Hampir semua peta survey tanah disajikan dalam bentuk peta dalam kelompok ini dan dapat disajikan dengan model vektor dalam Sistem Informasi Geografi.

  • Peta Lapangan Kontinyu yang dibuat dengan metode interpolasi.

Umumnya peta ini disajikan dengan isoline atau grid halus model raster. Peta ini memerlihatkan kontinuitas sebaran sifat tanah yang diduga dengan jalan interpolasi. Secara konseptual peta ini memenuhi model kontinyu dari variasi spasial. Tidak ada batas yang tegas, semua variasi yang memotong lanskap dianggap kontinyu.

  • Peta Lapangan Kontinyu yang dibuat melalui pengamatan langsung di seluruh daerah survey.

Pada peta ini terdapat pengukuran aktual yang dilakukan pada tiap-tiap titik. Peta ini umumnya disajikan dalam peta grid. Peta ini memperlihatkan sebaran sifat tanah kontinyu yang diukur. Peta semacam ini sudah jarang digunakan dan saat ini hanya digunaka dari parsel individu untuk "precision farming". Contoh umum adalah peta elevasi, indeks vegetasi (bukan peta tanah) yag menggunakan bantuan wahana satelit atau pesawat terbang atau survey lapangan.

Macam Peta Tanah Berdasarkan Teknik Pelaksanaanya

Peta Tanah Berdasar Teknik Pelaksanaan Survey
Peta Tanah Berdasar Teknik Pelaksanaan Survey

Berdasarkan Teknik Pelaksanaannya peta tanah dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Peta dengan Pendekatan Sintetik (synthetic approach).
2. Peta dengan Pendekatan analitik (analytical approach).

Macam Peta Tanah Berdasarkan Tujuan (Intensitas Pengamatan)

Berdasarkan tujuannya (yang akan menentukan itensitas pengamatan) maka peta tanah dari hasil survey tanah dibagi menjadi 6 jenis peta yaitu:
1. Peta Tanah Bagan
2. Peta Tanah Ekplorasi
3. Peta Tanah Tinjau
4. Peta Tanah Semi-Detail
5. Peta Tanah Detail
6. Peta Tanah Sangat Detail

Cukup sekian dulu yang dapat saya bagikan, untuk 2 macam peta tanah terakhir diatas akan saya jelaskan dilain kesempatan.

Untuk mengetahui apakah artikel ini bermanfaat silahkan teman-teman tinggalkan komentar dibagian bawah, terimakasih.


Daftar Pustaka

Rayes, Lufti. 2007. Metode Inventarisasi Sumber Daya Lahan Edisi I. C.V Andi Offset. Yogyakarta.  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Macam-Macam Jenis Peta Tanah"

Posting Komentar

Blog ini jauh dari kata sempurna sehingga memerlukan Saran dari Sobat Pembaca