Pengertian Analisis Data Berkala Menurut Ahli

Pengertian Analisis Data Berkala
A. Pengertian:
Analisis data berkala (trend) atau Time Series Analysis adalah teknik statistik untuk memprediksi kecenderungan kondisi masa mendatang berdasarkan serangkaian data yang tersedia pada saat ini.

B. Kegunaan:
Adapun kegunaannya adalah sebagai alat analisis forcasting kondisi masa mendatang berdasarkan trend data yang tersedia. 

C. Metode
Ada tiga metode, yaitu:
1) Metode Tangan Bebas (Free Hand)
Metode tangan bebas merupakan model yang sangat sederhana serta tak memerlukan perhitungan-perhitungan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
a. Data hasil pengamatan digambarkan dalam diagram pencar
b. Pada diagram pencar tersebut ditarik garis lurus secara bebas. Arah garisnya sesuai dengan letak titik-titiknya.

Kelebihannya:
a. Tak memerlukan penghitungan
b. Jika garis trend ditarik hati-hati maka hasilnya dapat mendekati gambar yang dihitung secara matematis.

Kelemahannya:
a. Gambarnya kurang akurat, trendnya tergantung pada orang yang menggambarnya.
b. Nilai-nilai trendnya kurang akurat.

2) Metode Setengah Rata-rata (Semi Average):
  • Penentuan trend dengan metode semi average adalah dengan mencari rata-rata dengan membagi data ke dalam dua bagian. Langkahnya adalah sebagai berikut: 
  • Membagi data berkala menjadi dua bagian yang sama banyak. Jika jumlah tahunnya ganjil makan tahun yang berada di tengah tidak diikutkan 
  • Menghitung jumlah total setiap bagian 
  • Menghitung rerata setiap bagian dan meletakkannya di tengah masing-masing bagian. 
  • Menentukan nilai-nilai trend untuk tahun lainnya dengan cara: 
  1. menghitung kenaikan total trend dan nilai trend yang diketahui
  2. menghitung rerata kenaikan trend per tahun
  3. menambah atau mengurangi nilai trend yang diketahui dengan kenaikan rerata trend per tahun.
Misalnya:
Nilai laba yang dihasilkan sebuab BUMD di kota Bandung selama 10 tahun terakhir menunjukkan data berikut:
Tahun
Laba Bersih
Semi Total
Semi Rata-rata
1996
176
-
-
1997
170
-
-
1998
182
930
186
1999
197
-
-
2000
205
-
-
2001
212
-
-
2002
236
-
-
2003
225
1193
238.6
2004
250
-
-
2005
270
-
-
Nilai trend yang ada dalam tabel adalah nilai trend untuk 1998 – 2003. Nilai-nilai trend yang lain diperoleh melalui perhitungan berikut: 
  • Kenaikan total trend (1998-2003) adalah = 238,6 – 186 = 52,6 
  • Rerata kenaikan trend per tahun adalah = 52,6 / 5 = 10,52 
  • Nilai trend untuk tahun bersangkutan: 
T96 = 186 – 2(10,52) = 164,96
T97 = 186 – 1(10,52) = 175,48
T98 = 186 – 0(10,52) = 186
T99 = 186 + 1(10,52) = 196,52
T00 = 186 + 2(10,52) = 207,04
T01 = 186 + 3(10,52) = 217,56
T02 = 186 + 4(10,52) = 228,08
T03 = 186 + 5(10,52) = 238,60
T04 = 186 + 6(10,52) = 249,12
T05 = 186 + 7(10,52) = 259,64

3) Metode Kuadrat Terkecil (Least Square)
Rumus persamaan Least Square tersebut adalah sebagai berikut:
Tahun
PAD
Tahun
PAD
1994
25
2000
75
1995
55
2001
30
1996
40
2002
55
1997
20
2003
45
1998
70
2004
65
1999
30


Y = a + b X

Dimana, a = SY/N dan b = SXY/SX2

Misalnya:
“Data Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantul antara tahun 1994 sampai 2004 menunjukkan sebagai berikut:

Apabila kita ingin mengetahui trend PAD pada tahun 2005 maka dapat dihitung dengan metode Least Square.
Tahun
PAD (Y)
X
XY
X2
1994
25
-5
-125
25
1995
55
-4
-220
16
1996
40
-3
-120
9
1997
20
-2
-40
4
1998
70
-1
-70
1
1999
30
0
0
0
2000
75
1
75
1
2001
30
2
60
4
2002
55
3
165
9
2003
45
4
180
16
2004
65
5
330
25
S
510

230
110
a = 510/11 = 46,36
b = 230/110 = 2,09

Dengan demikian rumus operasionalnya: Y = 46,36 + 2,09 X

Untuk memprediksikan PAD tahun 2008, maka harus ditentukan terlebih dahulu X pada tahun 2008. Karena X = 0 terletak pada tahun 1999, maka X pada tahun 2008 adalah = 2008 – 1999 = 9

Jadi Y’2005 = 46,36 + 2,09 (9)

= 46,36 + 18,81

= 65,17

Apabila datanya berjumlah genap misalnya antara tahun 1995 sampai 2004 (10 tahun), maka letak tengah nilai X antara 1999 dan 2000. X=0 juga terletak di antara tahun-tahun tersebut, penghitungannya sebagai berikut:
Tahun
PAD (Y)
X
XY
X2
1995
55
-9
-495
81
1996
40
-7
-280
49
1997
20
-5
-100
25
1998
70
-3
-210
9
1999
30
-1
-30
1


0
0
0
2000
75
1
75
1
2001
30
3
90
9
2002
55
5
275
25
2003
45
7
315
49
2004
65
9
585
81
S
510

225
330

a = 510/10 = 51 b = 225/330 = 0,68

Dengan demikian rumus operasionalnya: Y = 51 + 0,68 X

Untuk memprediksikan PAD tahun 2008, maka harus ditentukan terlebih dahulu X pada tahun 2008. Karena X = 1 terletak pada tahun 2000, dengan jarak 2 maka X pada tahun 2008 adalah = 17

Jadi Y’2005 = 51 + 0,68 (17)

= 51 + 11,56 = 62,56

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Analisis Data Berkala Menurut Ahli"

Posting Komentar

Blog ini jauh dari kata sempurna sehingga memerlukan Saran dari Sobat Pembaca